whatsapp

Hubungan Performance Management dan Retensi Karyawan

Pengertian Performance Management

Menurut Amstrong (2004), performance management atau manajemen kinerja merupakan  pendekatan strategis dan terpadu untuk menyampaikan sukses berkelanjutan pada organisasi dengan memperbaiki kinerja karyawan yang bekerja di dalamnya serta dengan mengembangkan kemampuan tim dan kontributor individu. Secara sederhana performance management atau manajemen kinerja adalah proses yang dilakukan secara terus menerus dalam memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan, serta hasilnya pun mencapai tujuan atau sasaran dari perusahaan.  

Pentingnya performance management bagi karyawan di perusahaan

Hal dibawah ini merupakan pentingnya menerapkan performance management untuk karyawan agar kinerja mereka tetap terpantau dan dapat mencapai target :
  •     Membantu menetapkan tujuan dan menunjukkan cara yang tepat saat melakukan identifikasi, development, pengukuran serta pembahasan tujuan.
  •     Memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan
  •     Memperbaiki kinerja karyawan melalui proses training dan pengembangan
  •     Menciptakan hubungan yang harmonis antara karyawan dan atasan sehingga memberikan rasa nyaman di dalam perusahaan,
  •     Meningkatkan keterampilan dan komitmen kerja karyawan melalui pemberdayaan karyawan dan mekanisme pemberian penghargaan.
  •     Meningkatkan komunikasi dua arah antara atasan dan karyawan
  •     Mengidentifikasi hambatan yang dialami karyawan saat bekerja dan menyelesaikan dengan cara pemantauan, pembinaan, dan pengembangan.
  •     Membantu untuk pengambilan keputusan terkait administratif seperti, promosi, kompensasi, pengupahan, dll.
  •     Meningkatkan pengembangan diri pribadi karyawan dan kemajuan dalam karir karyawan dengan membantu mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
 

Tujuan Performance Management

Pada dasarnya, performance management bertujuan untuk karyawan dan juga perusahaan. Dibawah ini merupakan tujuan performance management serta penjelasanya secara umum :
  • Tujuan Strategik
Tujuan ini berhubungan dengan kegiatan karyawan yang disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Pelaksanaan suatu strategi membutuhkan penjelasan tentang hasil yang ingin bisa dicapai, perilaku, karakteristik dari setiap karyawan sebagaimana yang diperlukan, pengembangan pengukuran, dan feedback untuk perbaikan kinerja karyawan.
  • Tujuan Administratif
Tujuan ini berhubungan dengan evaluasi kinerja, yang dimana membantu dalam pengambilan keputusan administratif, pengkajian ulang, promosi, PHK, dll.
  • Tujuan Pengembangan
Tujuan ini untuk pengembangan karyawan yang berpotensi dibidangnya dan memberikan pelatihan untuk meningkat kemampuan bagi karyawan yang kinerjanya masih kurang baik.
  • Tujuan Khusus
Memperoleh peningkatan kinerja sustainable, meningkatkan motivasi serta komitmen karyawan, memungkinkan individu untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepuasan kerja dan mencapai potensi pribadi yang bermanfaat bagi individu dan organisasi.  

Fase Performance  Management

Terdapat 4 fase atau tahap penting dari performance management, yaitu :
  • Planning
Pada fase perencanaan ini perusahaan dapat mulai membuat sasaran strategis, target pencapian, dan key performance indicator (KPI). Dalam menyusun rencana aktivitas kerja perusahaan harus menyesuaikan dengan standar dan secara SMART (Spesific, Measurable, Achiveable, Realistic, Time-Oriented)
  • On Going
Setelah membuat perencanaan, tahap selanjutnya yang harus di lakukan perusahaan adalah merealisasikan rencana tersebut dan juga melakukan pengawasan. Selama fase ini berlangsung karyawan perlu diberikan feedback atas pekerjaanya untuk memastikan bahwa karyawan tetap bekerja sesuai dengan rencana awal. Selain itu, feedback juga berfungsi untuk memotivasi karyawan sehingga pekerjaanya dapat lebih optimal.
  •  Checking
Fase ini merupakan tahap evaluasi kinerja terhadap rencana yang telah dibuat sebelumnya. Pihak yang terlibat pada fase ini adalah orang-orang yang bersangkutan, seperti karyawan, HRD, dan atasan.
  • Actioning
Setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan, perusahaan harus melakukan tindakan selanjutnya yaitu pemberian penghargaan. Selain memberikan penghargaan kepada karyawan, perusahaan juga dapat memberikan catatan serta motivasi untuk kualitas kerja yang lebih baik lagi nantinya.  

Hubungan Performance Management dan Retensi Karyawan

Retensi karyawan merupakan upaya yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam mempertahankan karyawan-karyawan yang potensial atau terbaik untuk dijadikan tenaga ahli utama perusahaan. Mengapa perusahaan harus berupaya mempertahankan karyawan terbaiknya? Sebab berhentinya karyawan terbaik perusahaan merupakan yang buruk dan merugikan. Perusahaan harus mencari pengganti yang sama potensialnya dengan karyawan sebelumnya dan proses rekrutmen tidak semudah itu untuk dilakukan karena cukup memakan waktu dan juga biaya. Permasalahan jika karyawan terbaik mengajukan resign tidak hanya sampai di perusahaan harus mencari penggantinya saja, tetapi ada kemungkinan lain seperti karyawan yang lainnya juga ikut mengajukan resign. Performance management dapat menjadi salah satu cara untuk membantu perusahaan mempertahankan karyawan terbaiknya karena jika performance management benar-benar diterapkan oleh perusahaan, maka retensi karyawan akan berhasil di upayakan oleh perusahaan. Performance management memiliki peran untuk membantu perusahaan mempertahankan karyawan terbaiknya, seperti kesempatan untuk berkembang atau jenjang karir, memberikan feedback, aprsesiasi atau penghargaan, memberikan pelatihan, lingkungan perusahaan yang nyaman, memberikan dukungan atau memotivasi, evaluasi kerja, melibatkan karyawan dalam menentukan kebijakan, dan lain-lainnya. Oleh karena itu, bagian HR memegang peran dalam menangani retensi karyawan dengan cara  mengelola karyawan serta keperluannya, karena karyawan merupakan asset terbesar dari perusahaan sehingga dibutuhkan pengelolaan yang baik agar mereka tidak kecewa dan mengundurkan diri. Perusahaan dapat memanfaatkan software HRIS seperti Pegaw.ai yang dirancang khusus untuk menyederhanakan seluruh pekerjaan tim HR dan relevan untuk perusahaan dari berbagai ukuran – baik kecil, menengah, hingga besar.