whatsapp

Pemerintah Indonesia Berikan Subsidi Gaji

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memberikan subsidi gaji bagi pihak yang terdampak. Pandemi COVID 19 berpengaruh pada banyak hal, terutama untuk situasi perekonomian masyarakat secara menyeluruh.Pekerja dengan upah minimum menerima dampak yang paling kuat dalam hal tersebut, dan dengan diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hal ini akan menambah beban perekonomian masyarakat semakin jauh. Untuk itu, pemerintah Indonesia mengantisipasi situasi tersebut dengan mengeluarkan kebijakan tentang pemberian subsidi. Berikut penjelasannya lebih lanjut.  

Pemerintah Indonesia Berikan Subsidi Gaji

Dalam upaya melindungi dan mempertahankan kondisi perekonomian dalam negeri, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (KEMNAKER)  kembali memberikan bantuan berupa subsidi upah (BSU) di tahun 2021 yang menyasar para pekerja atau buruh di daerah PPKM Darurat level 4, untuk membantu para pekerja dan meringankan beban pengusaha yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sebagai pedoman pemberian bantuan yang dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk bantuan berupa subsidi upah atau gaji, akan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (PERMANAKER) dalam penanganan pemerintah menghadapi dampak Covid-19 dan PPKM tahun 2021. Sebelumnya, program ini sudah diadakan pada akhir 2020 dengan target awal sekitar 15,7 juta pekerja. Dimana, dari data yang dikeluarkan BPJS ketenagakerjaan, pada termin pertama penyaluran dapat terealisasikan sebanyak 12,4 juta pekerja dengan anggaran sebesar Rp 14,7 triliun. Sedangkan, penyaluran pada termin kedua sudah terealisasikan sebanyak 12,24 juta dengan anggaran sebesar Rp 14,6 trilliun. Saat itu, setiap bulannya penerima bantuan diberikan Rp 600 ribu selama 4 bulan dengan total bantuan yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta yang disasar untuk para pekerja anggota aktif BPJS ketenagakerjaan dan upah dibawah Rp 5 Juta. Berbeda dari sebelumnya, tahun ini, pemerintah telah mengestimasikan jumlah sasaran program bantuan sebanyak 8 juta pekerja di wilayah terdampak dengan pencairan anggaran hingga Rp 8 triliun. Namun,  jumlah tersebut masih bisa berubah mengingat proses screening data masih sedang dilakukan oleh BPJS. Dalam program ini, penerima BSU akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 500 ribu dalam satu kali pencairan dengan total bantuan yang diberikan sebesar Rp 1 juta dan akan disalurkan melalui transfer bank.    

Kriteria Calon Penerima Subsidi

Untuk tahun ini, terdapat perubahan persyaratan program BSU untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Adapun, kriteria pekerja atau buruh yang harus memenuhi persyaratan dalam program ini yaitu:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Pekerja atau Buruh penerima Upah
  3. Pekerja atau buruh yang  terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.
  4. Pekerja atau buruh calon penerima BSU berada di Zona PPKM IV sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Coronavirus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019.
  5. peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp 3,5 juta, sesuai upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.
  6. Pekerja atau buruh pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa (kecuali jasa Pendidikan dan Kesehatan), transportasi, aneka industri, properti dan real estate.
Dalam mendukung program ini, pemerintah menggunakan BPJS ketenagakerjaan sebagai sumber data, agar pemberian bantuan subsidi dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran mengingat bahwa saat ini data yang terdapat di BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap.  

Harapan Pemerintah Terhadap Kebijakan

Adanya program Pemberian BSU yang merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha, Menaker Ida Fauziyah berharap dapat meringankan beban perusahaan dalam mempertahankan usahanya, sehingga pengusaha dan pekerja atau buruh dapat bersama-sama dalam mencari solusi menghadapi dampak pandemi dengan tetap melakukan melakukan dialog sosial bipartit. Selain itu, Menaker Ida berharap adanya program ini, membantu dalam mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan pekerjanya demi menjaga tingkat kesejahteraan pekerja atau buruh, sehingga dapat menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di perusahaan tetap terjaga.   Sumber https://www.kompas.com/tren/read/2021/07/22/082900565/bantuan-subsidi-upah-atau-bsu-akan-cair-ini-kriteria-penerimanya?page=all https://kemnaker.go.id/news/detail/cegah-phk-pemerintah-luncurkan-bantuan-subsidi-upah-bagi-pekerja